lang="id-ID"> Usai-mengalami kecelakaan dan menyeret tiga pebalap
Usai

Kecelakaan Hebat di Uji Coba, Jorge Lorenzo Lega Bebas Cedera

Kecelakaan Hebat di Uji Coba, Jorge Lorenzo Lega Bebas Cedera

Usai-mengalami kecelakaan dan menyeret tiga pebalap lain dalam sesi balap MotoGP Catalunya, Spanyol, Minggu (16/6), pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo kembali mengalami kecelakaan hebat dalam uji coba pascabalap di sirkuit yang sama pada Senin (17/6). Beruntung, ia terbebas dari cedera.

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat, yakni di Tikungan 8. Por Fuera mengalami lowside dalam kecepatan tinggi, dan tubuhnya menabrak dinding pembatas udara, sementara motor RC213V miliknya terlempar ke atas pembatas. Lima kali juara dunia ini pun mengaku mendapat rasa sakit di sekujur tubuh.

“Saya mengalami rasa sakit luar biasa, terutama pada punggung, juga sikut dan ibu jari kaki yang cedera di Aragon tahun lalu. Itu kecelakaan yang sangat besar. Bukan highside, tapi ban depan selip pada kecepatan tinggi. Bahkan gravel tak bisa menghentikan tubuh saya dan saya menabrak airfence,” ujarnya via Crash.net.

Lorenzo pun mengaku terkejut sata menyadari RCV-nya sampai terlempar keluar lintasan. Beruntung, ia tak mengalami cedera serius. “Saya sangat takut, karena saya merasakan sakit pada punggung saya. Tapi setelah menjalani semua scan dan x-ray, tak ada tulang yang patah,” tuturnya.

Usai Putuskan Kembali Turun Lintasan

Meski begitu, rider Spanyol ini memutuskan kembali berkendara dengan total 65 lap. Hanya duduk di posisi 17, Lorenzo mengaku tak fokus pada catatan waktu, melainkan fokus menggali banyak data untuk para insinyur Honda, termasuk menjajal berbagai perangkat hasil kunjungannya ke Jepang dua pekan lalu.

“Saya putuskan kembali berkendara meski kesakitan dan tak bisa ngotot. Penting mencoba semua hal yang telah dijadwalkan, demi memberi informasi kepada para insinyur soal apa yang bisa diperbaiki. Kami terus mengutak-atik ergonomi agar lebih nyaman. Ada juga beberapa hal kecil pada motor, seperti sasis,” ungkapnya.

Kaget Usai Kecekatan Honda

Lorenzo juga mengaku, demi perbandingan performa, ia dan Marc Marquez sempat bertukar motor dengan Takaaki Nakagami (LCR Honda), yang tahun ini memakai RCV versi 2018. Ia menemukan berbagai informasi soal kelebihan dan kekurangan versi 2018 dan 2019, namun lebih yakin bahwa versi terbaru lebih nyaman dikendarai, lebih bertenaga dan punya potensi lebih besar.

“Beberapa hal yang kami coba hari ini lebih ditujukan untuk tahun depan. Tapi kebanyakan untuk balapan-balapan berikutnya dan merupakan hasil pertemuan di Jepang. Saya akui Honda bekerja sangat cepat. Saya sangat kaget atas kapasitas dan kecepatan mereka demi memberi saya perangkat-perangkat baru, dan beberapa di antaranya sangat baik. Jadi saya senang,” tutupnya.

Lorenzo yang saat ini ada di peringkat 15 pada klasemen pebalap dengan koleksi 19 poin, akan kembali turun lintasan di MotoGP Assen, Belanda pada 28-30 Juni mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Magazine 7 by AF themes.