Agen Bola, Judi Bola, Sbobet, Agen Sbobet

Portal Berita, Seputar Berita, Pusat Berita, Berita Terbaru

I Putu Gede Bersyukur Perseru Ukir Kemenangan Perdana

Kami merekomendasikan tentang Bursa Judi Bola, Taruhan Bola, Agen Bola, Judi Bola, Sbobet, Agen Sbobet, Judi Bola Online, Bola Online, Judi Online, Taruhan Togel, Agen Togel, Judi Togel, Daftar Togel, Link Alternatif Togel, Promo Judi Online, Togel Hongkong, Prediksi Toto Singapur, Result Togel, Poker Online,Agen Poker,Agen Judi Poker, Game Bandar Ceme,Agen Judi Kiu Kiu, Dewapoker,  yang pastinyah dapat dipercaya. Janganlupa sasikan film terbaru Avengers: Infinity War FULL MOVIE 2018

 

 

BACA JUGA :

 

Mathieu Flamini Ingin Setara dengan Steve Jobs dan Elon Musk

Sami Khedira: Sepak Bola Tak Selalu Adil

Presiden Juventus Minta Liga Champions Adopsi Teknologi VAR

Profil Kontestan Semifinal Liga Champions 2017/2018

Preview CSKA Moscow vs Arsenal: Emoh Jadi Barcelona

 

KEPULAUAN YAPEN – Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede sangat mensyukuri kemenangan perdana yang diraih oleh tim besutannya, setelah selalu gagal merebut poin penuh di tiga pertandingan sebelumnya di pentas Liga 1 2018.

 

Perseru berhasil mempecundangi Bhayangkara FC dengan skor 1-0 di Stadion Marora, Kabupaten Yapen, Sabtu (14/4). Gol semata wayang di laga ini dicetak oleh Kunihiro Yamashita di menit kesembilan.

Kemenangan ini benar-benar dibutuhkan oleh Perseru. Pasalnya, sebagaimana diungkapkan I Putu Gede bahwa hanya dengan kemenangan, kepercayaan diri skuadnya bisa bangkit kembali. Dalam tiga pertandingan pertama, Perseru total hanya membukukan satu poin.

 

“Kami sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Hanya dengan kerja keras seperti ini kami bisa menang,” tandas I Putu Gede sebagaimana melansir dari laman resmi Liga Indonesia.

 

Kendati berhasil merebut poin penuh pertama, I Putu Gede masih merasa permainan timnya masih jauh dari harapan. Strategi dan taktik yang dirancang ketika latihan tidak berjalan sesuai dengan harapan di lapangan.

 

“Saya bisa katakan kalau para pemain hanya bagus dalam 10 menit, selebihnya kami harus mati-matian dalam mempertahankan keunggulan,” ungkap pelatih kelahiran 1 Desember 1973.

 

Ketika Perseru bermain tidak sesuai dengan strategi yang direncanakan, beruntung armada The Guardian juga tidak mampu melancarkan serangan yang membahayakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nusa Berita © 2018 Nusa Berita